Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Dharma dalam Pūrva Mīmāṃsā dan Relevansinya dengan Keagamaan Hindu di Indonesia
Abstract
Filsafat Pūrva Mīmāṃsā yang digagas oleh Maharṣi Jaimini menempatkan Dharma sebagai inti kehidupan religius dan moral manusia. Kajian ini bertujuan untuk memahami Dharma dari tiga dimensi utama, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi, serta menelusuri relevansinya dengan kehidupan keagamaan Hindu di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan telaah pustaka terhadap sumber-sumber klasik seperti Veda dan komentar Mīmāṃsā, serta interpretasi konseptual terhadap nilai-nilai etika Hindu. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara ontologis, Dharma merupakan prinsip abadi yang menata tatanan jagat raya, secara epistemologis, pengetahuan tentang Dharma bersumber dari sabda suci Veda, dan secara aksiologis, pelaksanaan Dharma menekankan tindakan tanpa pamrih. Ketiga aspek ini mencerminkan pandangan integral tentang moralitas dan spiritualitas Hindu. Relevansinya di Indonesia tampak dalam praktik keagamaan yang berlandaskan kesucian, pengabdian, dan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, Pūrva Mīmāṃsā memberikan landasan filosofis yang kuat bagi pembentukan etika religius umat Hindu dalam kehidupan modern.
References
Hartaka, I. M. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Dharma Agama dan Dharma Negara Dalam Tradisi Upacara Hindu di Bali. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 9(3), 149-165.
Ipan, I., Rahmadhani, O., Apreleliana, L., Putri, Y. L. S., Derson, D., & Saputra, P. W. (2025). Relevansi Filsafat Mimamsa Darsana Dalam Kehidupan Modern. Widya Katambung, 16(1), 24-33.
Maarip, S. (2023). Konsep Etika Murtadha Muthahhari Dan Kritiknya Terhadap Etika Teleologis Dan Etika Deontologis), Skripsi, 2022 (Doctoral dissertation, S1-Aqidah Filsafat Islam).
Suartawan, K. A. (2024). Penerapan Nilai Ajaran Dharma dalam Kehidupan Sehari-Hari oleh Siswa Sekolah Dasar di SD Negeri 1 Bumi Lapero. WIDYALAYA: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(1), 99-106.
Surada, I. M. (2021). Mīmāṁsā Darśana dan Pengaruhnya terhadap Ajaran Agama Hindu di Bali. Sanjiwani: Jurnal Filsafat, 12(1), 28-41.
Surpi, N. K. (2023). Dasar-Dasar Pembelajaran Weda. PT. Dharma Pustaka Utama.
Copyright (c) 2026 Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mengirimkan naskah melakukannya dengan pengertian bahwa jika diterima untuk publikasi, hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan ke Widya Aksara sebagai penerbit jurnal.
Hak cipta mencakup hak eksklusif untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Reproduksi bagian manapun dari jurnal ini, penyimpanannya dalam database dan pengirimannya oleh segala bentuk atau media, seperti salinan elektronik, elektrostatik dan mekanis, fotokopi, rekaman, media magnetik, dll., Hanya akan diizinkan dengan izin tertulis dari Widya Aksara. Namun, Penulis memiliki hak untuk yang berikut:
1. Duplikat semua atau sebagian dari materi yang diterbitkan untuk digunakan oleh penulis sendiri sebagai instruksi kelas atau materi presentasi verbal di berbagai forum;
2. Menggunakan kembali sebagian atau seluruh bahan sebagai kompilasi bahan untuk pekerjaan penulis;
3. Membuat salinan dari materi yang diterbitkan untuk didistribusikan di dalam institut tempat penulis bekerja.
STHD Klaten dan Widya Aksara melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa tidak ada data, pendapat, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan diterbitkan dalam jurnal. Dengan cara apa pun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan dalam Widya Aksara adalah tanggung jawab tunggal dan eksklusif masing-masing penulis dan pengiklan.

.png)




