MEMAHAMI HAKEKAT TUHAN DALAM CANDHOGYA UPANISAD
Abstract
God is the central object in world religions and has a variety of terms. God, as energy, is able to empower every creature and sustain the laws of nature. People differ in their abilities to internalize God, thus understanding God's essence in different ways. God, with all His omnipotence, is able to permeate every space and time, making it impossible for humans to grasp the full essence of God. Whatever category humans assign to God, He remains omnipotent, unaffected by space and time. The development of knowledge regarding divine theology has impacted human thought, including the thinking of religious communities. Each religious scripture, including the Chandogya Upanisad, provides an understanding of God's essence in its own way. The Chandogya Upanisad is a Hindu scripture that explains the essence of God, which permeates space, time, and all beings. The essence of God in the Chandogya Upanisad is one, identified with Brahman, Prajapati, Sat, Om, and Ugdatha. The essence that permeates space and time becomes the nature of God who is both pantheistic and monistic with the framework of sarvam khalv idam brahma (indeed the entire universe is Brahma), tat tvam asi (but He is not polytheistic or henotheistic. His existence is Immanent, so He becomes Atma and at the same time Transcendent because He is everything that is different from the nature of His creation. He is form, but not formless.
References
Harrison, Paul. 2004. Elements of Pantheism: Religious Reverence of Nature an the Universe, second edition, LIumina Perss. Shaftesbury.
Magnis Suseno.1991 Etika Jawa Sebuah Analisis Filsafat Tentang Kebijaksanaan Hindu Jawa. PT. Gramedia Jakarta.
Maswinara, I Wayan. 1999. Sistem Filsafat Hindu (Sarva Darsana Samgraha). Paramita Surabaya.
Mohammad Rohmadin & Naupal.2024. Wahdat al Wujud dan Deus sive Natura: Implikasi Filosofia bagi Kesadaran Lingkungan. Jurnal Refleksi Vol. 23 No.1
Peter Levin.2012.Nietzsche Potret Besar Sang Filsuf. Penerbit IRCiSod Jogyakarta.
Pudja, Gde. W Sadhia.1982. Chandogya Upanisad. Proyek Pengadaan Kitab Suci Hindu Depag RI cetakan pertama.
Pudja, Gde.1999. Bhagawdgita (Pancamo Weda). Paramita Surabaya
Ngakan Putu Putra, .2008. Tuhan Upanisad Menyelamat Masa Depan Manusia. Media Hindu
Radhakrishnan S. 2025. Upanisad-Upanisad Utama, Alih bahasa Agus S Mantik. Paramita Surabaya.
Suamba, I B. 2003. Dasar-Dasar Filsafat India. Penerbit Mabhakti Denpasar.
Svami Viresvarananda.2002 Brahma Sutra Pengetahuan Tentang Ketuhanan. Peterjemah Agus Mantik. Penerbit Paramita Surabaya.
Titib. I Made. 2003. Teologi dan Simbol-Simbol Dalam Agama Hindu. Paramita Surabaya
Zoetmulder PJ.1990. Manunggaling Kawula Gusti, Panthesime dan Moniseme Dalam Sastra Suluk Jawa. Gremedia Jakarta.
Zimmer, Heinrich. 2003. Sejarah Filsafat India. Editor Joseph Cambel. Penerbit Pustaka Pelajar Yogyakarta. Cetakan I.
Copyright (c) 2026 Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mengirimkan naskah melakukannya dengan pengertian bahwa jika diterima untuk publikasi, hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan ke Widya Aksara sebagai penerbit jurnal.
Hak cipta mencakup hak eksklusif untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Reproduksi bagian manapun dari jurnal ini, penyimpanannya dalam database dan pengirimannya oleh segala bentuk atau media, seperti salinan elektronik, elektrostatik dan mekanis, fotokopi, rekaman, media magnetik, dll., Hanya akan diizinkan dengan izin tertulis dari Widya Aksara. Namun, Penulis memiliki hak untuk yang berikut:
1. Duplikat semua atau sebagian dari materi yang diterbitkan untuk digunakan oleh penulis sendiri sebagai instruksi kelas atau materi presentasi verbal di berbagai forum;
2. Menggunakan kembali sebagian atau seluruh bahan sebagai kompilasi bahan untuk pekerjaan penulis;
3. Membuat salinan dari materi yang diterbitkan untuk didistribusikan di dalam institut tempat penulis bekerja.
STHD Klaten dan Widya Aksara melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa tidak ada data, pendapat, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan diterbitkan dalam jurnal. Dengan cara apa pun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan dalam Widya Aksara adalah tanggung jawab tunggal dan eksklusif masing-masing penulis dan pengiklan.

.png)




