TRANSFORMASI PENDIDIKAN MELALUI KURIKULUM BERBASIS CINTA DALAM PENDIDIKAN KEAGAMAAN
Abstract
Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) adalah pendekatan pendidikan humanistik-spiritual yang menempatkan kasih sayang, empati, dan kepedulian sebagai inti proses pembelajaran. Konsep Panca Cinta menjadi kerangka operasional dalam pembentukan karakter peserta didik, meliputi cinta kepada Tuhan, ilmu, lingkungan, diri dan sesama, serta tanah air. Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) relevan dalam menjawab krisis moral dan sosial dengan membentuk peserta didik yang berkarakter, berkesadaran spiritual, berempati sosial, serta mampu mewujudkan nilai Dharma, Ahimsa, Satya, dan Karuna dalam kehidupan sehari-hari.
References
Ditjen Pendidikan Agama Islam. 2025. Panduan Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah. Jakarta: Kementerian Agama.
Affendi, Achmad Ruslan. 2025. Pengembang dan Strategi Kurikulum Cinta Pendidikan Islam di Indonesia. Padang: Menara Press Indonesia.
Aslan.2025. Analisis Dampak Kurikulum Cinta dalam Pendidikan Islam Sebagai Pendidikan Transformatif yang Mengubah Perspektif dan Sikap Peserta Didik:Kajian Pustaka Teoritis dan Praktis. Proseding Seminar Nasional Indonesia Vol.3 No.1 Oktober 2025.
Suartini, Desak Made.2021.Catur Paramitha:Landasan Remaja dalam Beragama dan Kehidupan Bermasyarakat. Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama dan Budaya Hindu Vol. 12 No.2 Oktober 2021.
Diah, Ni Kadek Berliana. 2022. Konsep Moral Ajaran Tat Twam Asi dan Implementasinya dalam Pendidikan Karakter Anak. Metta:Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol.2 No.4 Tahun 2022.
Widiani, Komang Mery Sundari. dkk. 2024. Kekeluargaan Universal: Mengartikan Vasudhaiva Kutumbhakam dalam Budaya dan Pendidikan di Yayasan Gurukula Bangli. Pramana Jurnal Hasil Penelitian Vol.4 No.2 Tahun 2024.
Salim, Nur Agus, dkk. 2022. Dasar-dasar Pendidikan Karakter. Samarinda:Yayasan Kita Menulis.
Copyright (c) 2026 Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mengirimkan naskah melakukannya dengan pengertian bahwa jika diterima untuk publikasi, hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan ke Widya Aksara sebagai penerbit jurnal.
Hak cipta mencakup hak eksklusif untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Reproduksi bagian manapun dari jurnal ini, penyimpanannya dalam database dan pengirimannya oleh segala bentuk atau media, seperti salinan elektronik, elektrostatik dan mekanis, fotokopi, rekaman, media magnetik, dll., Hanya akan diizinkan dengan izin tertulis dari Widya Aksara. Namun, Penulis memiliki hak untuk yang berikut:
1. Duplikat semua atau sebagian dari materi yang diterbitkan untuk digunakan oleh penulis sendiri sebagai instruksi kelas atau materi presentasi verbal di berbagai forum;
2. Menggunakan kembali sebagian atau seluruh bahan sebagai kompilasi bahan untuk pekerjaan penulis;
3. Membuat salinan dari materi yang diterbitkan untuk didistribusikan di dalam institut tempat penulis bekerja.
STHD Klaten dan Widya Aksara melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa tidak ada data, pendapat, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan diterbitkan dalam jurnal. Dengan cara apa pun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan dalam Widya Aksara adalah tanggung jawab tunggal dan eksklusif masing-masing penulis dan pengiklan.

.png)




