STRATEGI PEMBELAJARAN AGAMA HINDU

  • Tiara Siska Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya
  • Putu Wisnu Saputra Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya
  • Sonia Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya
  • I Wayan Satria Darma Putra Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya
  • Resmeliah Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya
  • Temi Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya
Keywords: Strategi Pembelajaran, Agama Hindu.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh strategi pembelajaran terhadap proses pembelajaran Pendidikan Agama Hindu melalui pendekatan studi literatur. Fokus kajian meliputi keaktifan siswa, motivasi belajar, interaksi pembelajaran, pemahaman materi, dan kerja sama kelompok. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti jurnal nasional terakreditasi, jurnal internasional bereputasi, dan buku relevan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan sintesis dan interpretasi terhadap temuan penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang aktif, interaktif, dan kontekstual berperan signifikan dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Strategi tersebut mampu mendorong keterlibatan siswa, memperkuat motivasi belajar, meningkatkan interaksi yang bermakna, serta memperdalam pemahaman materi. Selain itu, strategi pembelajaran kooperatif juga berkontribusi dalam mengembangkan kemampuan kerja sama dan nilai-nilai sosial-spiritual siswa. Namun demikian, efektivitas strategi pembelajaran dipengaruhi oleh kesesuaian dengan karakteristik peserta didik, kompetensi guru, serta dukungan lingkungan pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif dan inovatif. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi pembelajaran yang tepat menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Hindu secara holistik

References

Arends, R. I. (2019). Learning to teach (11th ed.). McGraw-Hill.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Hargreaves, A. (2000). Mixed emotions: Teachers’ perceptions of their interactions with students. Teaching and Teacher Education, 16(8), 811–826. https://doi.org/10.1016/S0742-051X(00)00028-7
Hidayat, R., & Anwar, K. (2023). Symbolic interactionism in religious rituals: A study of local wisdom in Indonesia. Heliyon, 9(6), e16345. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e16345
Huda, M. (2020). Model-model pengajaran dan pembelajaran. Pustaka Pelajar.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2017). Theoretical approaches to cooperative learning. In R. Gillies (Ed.), Cooperative learning: Review of research and practice (pp. 1–24). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-48547-5
Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2018). Models of teaching (9th ed.). Pearson.
Lestari, S., & Kurniawan, T. (2022). Religious symbolism and community identity in Indonesian local belief systems. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 11(2), 210–223. https://doi.org/10.23887/jish.v11i2.39785
Lickona, T. (2019). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Nugroho, A., & Mutiarin, D. (2023). Cultural values and religious practices in local communities. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 25(1), 45–60. https://doi.org/10.14203/jmb.v25i1.1120
Pratiwi, I., & Suryadi, A. (2024). Teacher wellbeing and instructional quality. International Journal of Instruction, 17(1), 567–582. https://doi.org/10.29333/iji.2024.17131a
Putra, I. W. S. D., & Saputra, P. W. (2023). Pendidikan agama Hindu dalam pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Agama Hindu, 8(2), 123–135.
Rahmawati, Y., & Widodo, H. (2021). Out-of-field teaching and its impact on teacher performance. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(3), 389–400. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v10i3.31045
Slavin, R. E. (2020). Educational psychology: Theory and practice (13th ed.). Pearson.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suryana, D., & Hijriani, A. (2022). Early childhood education and literacy development. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2984–2995. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2123
Suyanto. (2022). Problematika pembelajaran di era digital. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(1), 45–56.
Tilaar, H. A. R. (2021). Pendidikan dan perubahan sosial. Rineka Cipta.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Wulandari, H., & Fauziah, P. Y. (2021). Early literacy development. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 1–10. https://doi.org/10.21831/jpa.v10i1.36435
Published
2026-09-30
How to Cite
Siska, T., Saputra, P. W., Sonia, Darma Putra, I. W. S., Resmeliah, & Temi. (2026). STRATEGI PEMBELAJARAN AGAMA HINDU. Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu, 31(2), 33-41. https://doi.org/10.54714/widyaaksara.v31i2.376
Section
Articles