POLA PENDAMPINGAN PSIKOSOIAL DAN MOTIVASI BELAJAR ANAK ASUH DI YAYASAN YAPINDU JAKARTA

  • Rudi_ Setiawan_ STAH Dharma Nusantara Jakarta
  • riski pramirtha STAH Dharma Nusantara Jakarta
  • ni nyoman sudiani STAH Dharma Nusantara Jakarta
Keywords: Kata Kunci: Pendampingan Psikososial, Motivasi Belajar, Sistem Asuhan Tersebar, Anak Yatim Piatu.

Abstract

Kehilangan orang tua bagi anak yatim piatu berimplikasi pada hilangnya ekosistem pendukung utama dalam perkembangan dan proses belajar. Yayasan Yatim Piatu Anatha Nusantara (YAPINDU) Jakarta hadir sebagai lingkungan pengganti dengan karakteristik unik, yakni menerapkan sistem asuhan tersebar (non-asrama), di mana anak asuh tinggal terpisah di berbagai wilayah metropolitan Jakarta. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk pendampingan psikososial yang diberikan, manfaatnya terhadap motivasi belajar anak asuh jenjang SMP, serta tantangan lokasi anak asuhnya yang tersebar. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (luring dengan pengurus, daring dengan anak asuh), observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik interaktif Miles Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YAPINDU menerapkan tiga pilar pendampingan terintegrasi: pengondisian lingkungan yang hangat, adanya penghargaan dan konsekuensi logis, serta metode pendampingan belajar aktif. Pendampingan ini terbukti mentransformasi motivasi ekstrinsik menjadi motivasi belajar intrinsik, membangun kedisiplinan otomatis, dan meningkatkan kepercayaan diri akademik anak asuh melalui optimalisasi kelompok sebaya (peer group). Meskipun terkendala keterbatasan kontrol fisik harian, sistem asuhan tersebar ini justru secara tidak langsung melatih ketahanan mental (resilience) dan kemandirian anak asuh dalam menghadapi dinamika sosial di luar yayasan.

References

Ariyanto, K. (2023). Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Anak. Metta : Jurnal Ilmu Multidisiplin, 3(1), 15–23. https://doi.org/10.37329/metta.v3i1.2380
Bowlby, J. (1982). Retrospect Prospect. American Journal of Orthopsychiatry, 52(October), 664–678.
Bretherton, I. (2013). The Origins of Attachment Theory: John Bowlby and Mary Ainsworth. Attachment Theory: Social, Developmental, and Clinical Perspectives, 45–84. https://doi.org/10.4324/9780203728017-9
Dewi, N. A., Yuniasari, T., Darmawangsa, D., & Sunendar, D. (2023). Penerapan Pendekatan Pembelajaran Multimodal untuk Keterampilan Membaca Pemahaman Bahasa Asing: Sebuah Tinjauan Pustaka. JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala, 8(2), 620. https://doi.org/10.58258/jupe.v8i2.5557
Dwistia, H., Sindika, S., Iqtianti, H., & Ningsih, D. (2024). Peran Lingkungan Keluarga dalam Perkembangan Emosional Anak. Jurnal Parenting Dan Anak, 2(2), 9. https://doi.org/10.47134/jpa.v2i1.1164
Irsyadunasi, & Rahayu, W. (2025). PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Pengembangan Pembelajaran) Kelas dan. Pe Te Ka, 8(1), 301–311.
Kotijah, S., Sumiatin, T., & Putri, V. S. (n.d.). Masalah psikososial.
Micha Radikal Dachi. (2020). Pentingnya Pengawasan Orang Tua Dalam Optimalisasi Kedisiplinan Remaja. Ginosko : Jurnal Teologi Praktika, Volume 1,(2), 90.
Shafa Salsabila, S., & Gumiandari, S. (2024). Pendekatan Kontruktivis Sosial Dalam Pembelajaran. Educatioanl Journal: General and Specific Research, 4(Februari), 170–178. https://adisampublisher/org/index.php/edu/article/view/652
Published
2026-09-30
How to Cite
Setiawan_, R., pramirtha, riski, & sudiani, ni nyoman. (2026). POLA PENDAMPINGAN PSIKOSOIAL DAN MOTIVASI BELAJAR ANAK ASUH DI YAYASAN YAPINDU JAKARTA. Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu, 31(2), 42-52. https://doi.org/10.54714/widyaaksara.v31i2.379
Section
Articles