H HUKUM KARMA PHALA DALAM CERITA SANTAPTAKA DAN PARA HANTU (GARUDA PURANA)

Authors

  • adminjawadwipa adminjawadwipa

DOI:

https://doi.org/10.54714/jd.v7i1.126

Keywords:

Hukum Karma Phala, Garuda Purana, Santaptaka, Tri Guna, Tri Mala, Susastra Hindu

Abstract

Hukum Karma Phala merupakan salah satu ajaran fundamental dalam agama Hindu yang
menegaskan bahwa setiap perbuatan manusia akan menghasilkan akibat yang sepadan, baik
maupun buruk. Konsep ini memiliki peran penting dalam pembentukan moral dan etika umat
Hindu. Salah satu media penyampaian ajaran Karma Phala terdapat dalam kisah-kisah mitologis
yang termuat dalam kitab Purana, khususnya Garuda Purana. Artikel ini bertujuan untuk
mengkaji dan menganalisis konsep Hukum Karma Phala dalam cerita Santaptaka dan Para Hantu
dengan pendekatan kajian Susastra Hindu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka terhadap teks Garuda

Purana serta susastra Hindu pendukung seperti Wrhaspati Tattwa, Slokantara, dan Nitisastra.
Hasil kajian menunjukkan bahwa kisah Paryusita, Sucimukha, Sighraga, Rodhaka, dan Lekhaka
merupakan representasi nyata dari penerapan hukum Karma Phala, di mana perbuatan Asubha
Karma yang dipengaruhi oleh Tri Guna dan Tri Mala menyebabkan mereka menjelma menjadi
preta (hantu). Selain itu, cerita ini menegaskan pentingnya pengendalian diri, penguatan sifat
Sattwam, serta kesadaran moral sebagai landasan utama dalam menjalani kehidupan. Dengan
demikian, cerita Santaptaka dan Para Hantu tidak hanya bersifat mitologis, tetapi juga
mengandung nilai pendidikan moral dan spiritual yang relevan sebagai pedoman perilaku umat
Hindu dalam kehidupan sehari-hari.

References

Adnyana, I. B. 2017. Karmaphala dan Pendidikan Moral Hindu. Denpasar: Widya Dharma

Press.

Ardana, I. K. 2015. “Ajaran Karma Phala dalam Perspektif Pendidikan Agama Hindu.” Jurnal

Vidya Samhita, 3(2).

Budhiana, P. K. 2018. Psikologi Filsafat Hindu. Jakarta: Trisakti Press.

Djapa, I. W. 2012. Niti Sastra. Denpasar: Widya Dharma.

Gde Sanjaya, A. 2022. Pendidikan Moral dalam Filsafat Hindu. Surabaya: Paramita.

Indrayasa, K. B. 2024. “Integrasi Konsep Hukum Karma Phala dalam Pembentukan Moral dan

Etika Anak Usia Dini.” Widya Katambung: Jurnal Filsafat Agama Hindu, 15(1): 1–12.

Kartika, I. D. 2021. Aplikasi Ajaran Hindu dalam Pendidikan Moral Modern. Surabaya:

Paramita.

Mahendra, I. N. 2018. Tri Mala dan Transformasi Batin dalam Kehidupan Manusia. Denpasar:

Widya Dharma Press.

Putra, I. G. A. 2018. “Tri Guna dan Tri Mala dalam Konteks Pendidikan Karakter.” Udayana

Journal of Hindu Studies, 6(1): 45–60.

Raharjo, S. 2020. Etika dan Moral dalam Tradisi Hindu. Jakarta: Prenadamedia Group.

Sanjaya, G. O. 2001. Garuda Purana. Surabaya: Paramita.

Sudarsana, I. K. 2019. Pendidikan Karakter Hindu. Denpasar: Jayapangus Press.

Suhardana, K. M. 2008. Tri Murti (Tiga Perwujudan Utama Tuhan). Surabaya: Paramita.

Supartha, I. G. 2021. Tri Mala dan Transformasi Batin dalam Ajaran Hindu. Denpasar: Dharma

Acarya.

Surya, I. M. 2020. Karma Phala dan Kesadaran Etis. Yogyakarta: Pustaka Hindu.

Suyadnya, I. G. A. 2020. Spiritualitas dan Etika dalam Ajaran Hindu. Denpasar: Widya Dharma

Press.

Tjokorda, N. W. 2019. Pembelajaran Etika melalui Purana. Denpasar: Dharma Acarya Press.

Wiratmaja, I. N. 2019. Ajaran Etika dalam Sastra Purana. Yogyakarta: Pustaka Hindu

Published

2026-06-14

How to Cite

adminjawadwipa, adminjawadwipa. (2026). H HUKUM KARMA PHALA DALAM CERITA SANTAPTAKA DAN PARA HANTU (GARUDA PURANA). Jawa Dwipa, 7(1), 1-12. https://doi.org/10.54714/jd.v7i1.126