S STRATEGI KOMUNIKASI PEMERINTAH DESA DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN APLIKASI SMART KAMPUNG SEBAGAI INOVASI PELAYANAN PUBLIK DIGITAL

Authors

  • adminjawadwipa adminjawadwipa

DOI:

https://doi.org/10.54714/jd.v6i2.140

Keywords:

Strategi Komunikasi, Pemerintah Desa, Smart Kampung

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana strategi komunikasi yang diterapkan oleh
Pemerintah Desa Grogol dalam menjalankan program aplikasi Smart Kampung sebagai bentuk
inovasi pelayanan publik berbasis digital. Latar belakang dari penelitian ini berangkat dari
pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas layanan masyarakat
di tingkat desa. Aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah proses administrasi, serta memberikan akses layanan yang lebih cepat dan efisien bagi warga. Namun, pelaksanaannya di
lapangan masih menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya pemahaman masyarakat
terhadap teknologi digital, terbatasnya fasilitas penunjang, serta budaya pelayanan
konvensional yang masih kuat. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif
dan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, serta
dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan oleh
pemerintah desa mencerminkan lima unsur utama komunikasi menurut Harold Lasswell, yaitu:
siapa yang menyampaikan (komunikator), apa yang disampaikan (pesan), melalui saluran apa
(media), kepada siapa (penerima pesan), dan dampak apa yang ditimbulkan (efek). Meski
berbagai bentuk sosialisasi telah dilakukan, efektivitas komunikasi belum sepenuhnya
menjangkau seluruh elemen masyarakat. Oleh sebab itu, dibutuhkan strategi komunikasi yang
lebih efektif yang melibatkan masyarakat secara aktif, serta selaras dengan kondisi sosial dan
kemampuan digital warga desa. Peningkatan literasi digital dan penyediaan infrastruktur yang
memadai menjadi faktor pendukung penting bagi keberhasilan dan keberlanjutan aplikasi Smart
Kampung agar dapat dimanfatkan secara maksimal.

References

Ahmad, J. (2012). Perjalanan Old Public Administration (Opa), New Public Management (Npm),

New Public Service (Nps) Menuju Manajemen Publik Kelas Dunia. Praja: Jurnal Ilmiah

Pemerintahan, 1(1), 1–25.

Drs. Ahmad Faishol Ns, M. C. (2024). Smart Kampung - Integrated. Pemerintah Kabupaten

Banyuwangi Jawa Timur Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa.

Kurniawan, T. (2007). Pergeseran Paradigma Administrasi Publik: Dari Perilaku Model Klasik Dan

Npm Ke Good Governance. Jiana: Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 7(23), 52–70.

Priatna, T. (2017). Prosedur Penelitian Pendidikan. Bandung: Cv. Insan Mandiri.

Salusti, J. M., Imaniar, D., & Permatasari, S. J. (2024). Peran Rumah Kreatif Dalam Meningkatkan

Kualitas Pelayanan Bagi Pelaku Umkm Di Kabupaten Banyuwangi (Studi Pelaku Umkm Pada

Akrab). 9(1), 75–84.

Siswadi, G. A. (2022). Konsep Merdeka Belajar Dalam Kurikulum Merdeka Ditinjau Dari

Perspektif Filsafat Pendidikan Ki Hadjar Dewantara Dan Relevansinya Dengan Penguatan

Karakter Pelajar Indonesia. Tesis. Yogyakarta: Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada.

Siswadi, G. A. (2024). Implikasi Motivasi Belajar Siswa Terhadap Mata Pelajaran Agama Hindu

Di Tengah Hegemoni Budaya Industri Di Sman 8 Denpasar. Widya Aksara: Jurnal Agama

Hindu, 29 (2), 156-177.

Sugiyono. (2015a). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015b). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Widodo, A., & Permatasari, D. A. (2020). Strategi Komunikasi Pemerintah Kota Bekasi Dalam

Program Bekasi Smart City. Ettisal, 5(1), 79–89.

Published

2026-06-14

How to Cite

adminjawadwipa, adminjawadwipa. (2026). S STRATEGI KOMUNIKASI PEMERINTAH DESA DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN APLIKASI SMART KAMPUNG SEBAGAI INOVASI PELAYANAN PUBLIK DIGITAL. Jawa Dwipa, 6(1), 68-77. https://doi.org/10.54714/jd.v6i2.140

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>