Kontekstualisasi Experiential Learning Theory David Kolb pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu
DOI:
https://doi.org/10.54714/jd.v6i2.124Keywords:
Kokntekstualisasi, Experiential Learning, Pendidikan Hindu, David KolbAbstract
Pembelajaran merupakan aktivitas yang menjadi bagian penting dalam ruang Pendidikan.
Pembelajaran berbasis pengalaman menjadi salah satu pilihan belajar yang bisa diberikan kepada
siswa yang memungkinkan keterlibatan siswa menjadi lebih besar. Salah satu model belajar yang
berupaya mengakomodasi pengalaman sebagai bagian esensial adalah Ekseperiential Learning
Theory yang mendorong siswa untuk berpikir lebih banyak, mengeksplorasi, bertanya, membuat
keputusan, dan menerapkan sesuatu yang dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan
analisis kritis terkait gagasan David A. Kolb dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama
Hindu pada lingkungan sekolah. Metode penelitian kualitatif dengan paradigma literature review
menjadi pilihan dalam melakukan penelitian dengan pendekatan hermeneutic filosofis. Data penelitian diperoleh melalui dari resensi buku, artikel ilmiah, dan tulisan ilmiah lain yang relevan.
Analisis data mengikuti langkah-langkah yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman, yaitu
pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penyajian hasil. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa model Experiental Learning Kolb dikontekskan dengan pembelajaran
Pendidikan Agama Hindu akan memberikan kemudahan bagi guru dalam mencapai rumusan
capaian pembelajaran terutama pada materi aspek Sradha dan Bhakti, Susila, dan Acara. Dengan
mengikuti struktur siklus Concrete Experience, Reflection Observation, Abstract
Conceptualization, dan Active Experimentation guru dapat menentukan langkah-langkah
pembelajaran yang tepat untuk semua dimensi pengetahuan, mulai dari pengetahun factual,
metakognitif, konseptual hingga procedural. Melalui model ini pula, pendekatan Pembelajaran
Mendalam dapat terlaksana untuk meberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna,
berkesadaran dan menyenangkan bagi siswa
References
Akbar, R., & Jasiah, J. (2025). Pengaruh Model Pembelajaran Experiential Learning Terhadap
Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam.
Journal Sains Student Research, 3(1), 496–503.
Anwar, C. (2017). Teori-Teori Pendidikan Klasik Hingga Kontemporer. IRCiSoD.
Damayanti, N. L. A. E. (2025). Tujuan Pendidikan Dalam Agama Hindu. In I Komang Kartia
(Ed.), Bunga Rampai Sistem Pendidikan Hindu (pp. 13–21). PT. Dharma Pustaka Utama.
Diantary, Y. A. (2021). Etika Ritual Hindu di Bali Menghadapi Masa Pandemi. Satya Widya:
Jurnal Studi Agama, 4(1), 43–58.
Faizah, H., & Kamal, R. (2024). Belajar dan Pembelajaran. Jurnal Basicedu, 8(1), 4660476.
https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/971
Feriyanto, F., & Anjariyah, D. (2024). Deep Learning Approach Through Meaningful, Mindful,
and Joyful Learning: A Library Research. Electronic Journal Od Education, Social and
Technology, 5(2), 208–212. https://doi.org/10.47772/ijriss.2025.90400502
Gencel, I. ervin, Erdogan, M., Kolb, A. Y., & Kolb, D. A. (2021). Rubric for Experiential
Training. International Journal of Progressive Education, 17(4), 188–211.
https://doi.org/10.29329/ijpe.2021.366.13
Gunada, I. W. A. (2021). Pasraman : Pendidikan Keagamaan Hindu dalam Sistem Pendidikan
Nasional Posisi, Tujuan dan Fungsinya. Prosiding Webinar Nasional IAHN-TP Palangka
Raya, 5, 28–42. https://prosiding.iahntp.ac.id/index.php/seminar-nasional/article/view/120
Kolb, A. Y., & Kolb, D. A. (2021). The Kolb Experiential Learning Profile (KELP). Experience
Based Learning System, LLC. https://experientiallearninginstitute.org
Limbong, R. F. (2025). Metode Experiential Learning Dalam Pembelajaran Puasa :
Meningkatkan Kesadaran Religius Siswa. KHIDMAT: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial,
(1), 129–134.
Mardika, M., Pratama, G. N. J., & Sutriyanti, N. K. (2023). Nilai Susila dalam Susastra Hindu
dan Implementasinya pada Kehidupan Sehari-Hari. SPHATIKA: Jurnal Teologi, 14(2),
–164.
Nafi’ah, J., & Faruq, D. J. (2025). Conceptualizing deep learning approach in primary education:
Integrating mindful, meaningful, and joyful. Journal of Educational Research and Practice,
(2), 225–237.
Noktayani, R., Pranata, P., & Gunawan, I. G. D. (2024). Pengaruh Pembelajaran Pengantar Acara
Agama Hindu Kaharingan Terhadap Keterampilan Membuat Sarana Upacara Keagamaan
Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN TP Palangka Raya. Satya Sastraharing:
Jurnal Manajemen, 8(2), 101–121.
Ricita, D. A., Halim, A., & Sunarti, S. (2025). Exploring Teachers’ and Students’ Perceptions of
Deep Learning: Integrating Meaningful, Mindful, and Joyful Learning in ELT Classrooms.
Borneo Educational Journal (Borju), 7(2), 323–347.
Sagitarini, N. M. D., Ardana, I. K., & Asri, I. G. A. A. S. (2020). Model Experiential Learning
Berbantuan Media Konkret Berpengaruh Terhadap Kompetensi Pengetahuan Ipa. Jurnal
Ilmiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(2), 315–327.
Shabir, M., Usman, U., & Kamal, K. (2022). Pendidikan Agama Islam di sekolah umum.
Indonesian Journal of Intellectual Publication, 3(1), 58–64.
Suradarma, I. B. (2019). Pendidikan Agama Hindu Sebagai Landasan Pendidikan Moral dan
Etika. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 3(1), 16–36.
Susanti, K. D. (2020). Ajaran Susila Hindu dalam Membangun Karakter dan Moralitas.
Haridracarya: Jurnal Pendidikan Agama Hindu, 1(1), 92–100.
Utari, P. (2023). Pengaruh Model Experiential Learning dalam Pendidikan Agama Islam
Terhadap Pengembangan Sikap Religius Siswa. Jurnal Kualitas Pendidikan, 1(2), 2023.
https://ejournal.edutechjaya.com/index.php/jkp%7C
Yoga, W. M. (2025). Internalisasi Ajaran Susila dalam Membentuk Karakter Siswa di SDN 02
Nusa Raya. Acintya: Jurnal Teologi, Filsafat Dan Studi Agama, 1(1), 278–292.

.png)



